Rusia batasi pembelian BBM di Moskow imbas serangan drone Ukraina
Rusia memberlakukan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Moskow dan sekitarnya. Kebijakan ini diputuskan setelah serangan besar Ukraina yang menargetkan kilang minyak di Rusia.
Sejak awal 2026, setidaknya terdapat 40 serangan Ukraina yang berhasil menyasar infrastruktur minyak di Rusia. Serangkaian serangan membuat disrupsi stasiun pompa dan berujung pada kelangkaan suplai BBM di Moskow.
1. Produksi BBM Rusia turun signifikan
Pada awal Juni, produksi BBM dari kilang minyak di Rusia turun signifikan hingga di bawah 4 juta barel per hari. Bahkan, penurunan menjadi yang terendah dalam 21 tahun terakhir dan sejumlah kilang minyak terpaksa dinonaktifkan akibat kerusakan.
“Serangan Ukraina di fasilitas energi Rusia, terutama kilang minyak menyebabkan kerusakan besar, membuat negara mengarah pada krisis BBM terburuk dalam sejarah pada musim panas ini,” kata Energy Intelligence, dikutip dari The Moscow Times, Sabtu (20/6/2026).
Kelangkaan BBM ini bermula dari Krimea dan merembet di sejumlah kawasan. Alhasil, wilayah dengan penduduk di atas 1 juta jiwa, termasuk Moskow dan St. Petersburg tidak boleh menjual BBM di atas 20 liter per orang.
2. Rusia turunkan standar kualitas BBM komersial
Kelangkaan BBM imbas serangan Ukraina ini, Rusia akhirnya menurunkan standar lingkungan BBM komersial. Kremlin juga memperbolehkan perusahaan minyak untuk mengurangi kewajiban membagikan penjualan di bursa saham, mengirimkan ke institusi negara, sektor pertanian, dan instalasi militer.
Dilansir United24, upaya stabilisasi jangka panjang pasokan BBM di Rusia masih belum jelas. Sebab, serangan udara Ukraina masih terus berlangsung, bahkan Kilang Minyak Ryazan sudah diserang sebanyak 15 kali yang menyulitkan proses perbaikan.
3. Harga BBM di Moskow melonjak
Dalam sepekan harga BBM di Moskow dan sekitarnya mengalami lonjakan signifikan. BBM tipe AI-95 mengalami kenaikan 1,76 ruble (Rp428) per liter dan harganya menjadi 75,33 ruble (Rp18.334) per liter. Sedangkan BBM tipe AI-92 juga mengalami kenaikan di ibu kota Rusia.
Alasan di balik lonjakan harga BBM ini disebabkan oleh kelangkaan BBM akibat serangan Ukraina di kilang minyak. Untuk mengurangi tekanan imbas kelangkaan minyak, Rusia menggantikannya dengan produk BBM asal Belarus.


0 Response to " Rusia batasi pembelian BBM di Moskow imbas serangan drone Ukraina"
Posting Komentar