Pasang Iklan Gratis

Napoli dibuat jadi tim negatif, Rasmus Hojlund harus tuntut Massimiliano Allegri

 Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, memasuki jeda internasional September 2026 dengan dihujani kritik karena dianggap membuat I Partenopei menjadi tim yang negatif.

Napoli tampil mengecewakan di awal kompetisi 2026-2027 setelah menjadi runner-up Liga Italia musim lalu.

Dalam 5 pertandingan pertama Serie A, mereka hanya mendapatkan 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan untuk meraih 7 poin dan berada di peringkat 9 klasemen. Di Liga Champions, Napoli juga mengawali perjalanan dengan kekalahan.

Saat masih dilatih Antonio Conte pada musim lalu, 5 pertandingan pertama di liga membuahkan 12 poin bagi klub yang juga berjulukan O Ciuccio alias Si Keledai ini.

Start Gli Azzurri musim ini di Liga Italia bahkan lebih buruk dari 2023-2024 saat mereka akhirnya finis di peringkat 10 setelah menjadi juara pada musim sebelumnya.

Tim Napoli 2023-2024, yang sampai memakai 3 pelatih berbeda sepanjang musim, mengawali Serie A dengan raihan 8 poin dari 5 laga pertama.

Ada argumen bahwa Allegri masih beradaptasi dengan timnya atau semua kekalahan Napoli didapatkan dari tim-tim kuat yakni Como, Inter Milan, dan Arsenal atau mereka masih kehilangan Scott McTominay yang mengalami cedera.

Akan tetapi, menyusul hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina pada Minggu (20/9/2026), para pengamat Serie A seperti kompak menyoroti bagaimana Allegri membuat Napoli menjadi tim yang bermain negatif.

Mereka bak mengonfirmasi stigma Allegri sebagai pelatih defensif yang antara lain membuat AC Milan gagal lolos ke Liga Champions musim lalu.

Saat melawan Fiorentina, Napoli unggul lebih dulu lewat gol Billy Gilmour pada menit ke-23 sebelum skor disamakan oleh Alex Jimenez di menit ke-51. Masih banyak waktu bagi Napoli untuk mencoba mengejar kemenangan.

Allegri memang sempat memasukkan Lorenzo Lucca dan David Neres untuk menggantikan Rasmus Hojlund serta Noa Lang. Tetapi, dia kemudian menarik keluar penyerang Matteo Politano dan menggantinya dengan bek kanan Costantino Favasuli.

Allegri juga lebih memilih memasukkan gelandang bertahan Frank Anguissa padahal masih ada gelandang serang Antonio Vergara yang diparkir di bangku cadangan.

Fakta bahwa Hojlund hanya 2 kali menyentuh bola di kotak penalti lawan dan Kevin De Bruyne tidak pernah bisa mendekati kotak penalti Fiorentina juga menunjukkan bahwa Napoli bermain negatif malam itu.

"Saya pikir tim Napoli ini tidak bermain di level yang cukup bagus dengan mempertimbangkan potensi yang mereka miliki," tukas mantan bek yang kini menjadi komentator, Daniele Adani, kepada La Domenico Sportiva.

"Mereka memainkan sepak bola medioker. Kualitas yang dimiliki skuad Napoli seharusnya menghasilkan performa yang berbeda."

"Napoli yang kita lihat akhir-akhir ini di liga tidak bisa menahan lawan karena untuk melakukan hal itu, Anda membutuhkan penyerang. Pemain seperti Kevin De Bruyne tidak memiliki kaki untuk mengaplikasikan tekanan," timpal mantan penyerang, Paolo Di Canio.

"Tiga kali pemain-pemain Fiorentina bisa mengancam gawang mereka dengan hanya dua-tiga operan sederhana. Napoli adalah tim yang ketakutan."

Jurnalis Umberto Chiariello bersuara lebih keras dalam kririknya terhadap Napoli dan Allegri.

"Kita harus mengatakannya dan saya akan mengatakannya dengan keras dan jelas. Napoli-nya Allegri adalah coitus interruptus (senggama yang terputus)."

"Kemudian soal Hojlund, dia seharusnya menuntut Allegri karena sekarang menjadi striker yang menerima sangat sedikit bola. Dia bekerja keras, tetapi cuma menyentuh bola 12 kali."

Massimiliano Allegri sendiri mengamini bahwa penampilan Napoli sejauh ini memang belum memuaskan.

"Jika kami memberikan performa yang baik tetapi tidak mendapatkan poin, hal itu tidak bagus," ujar pelatih yang pernah meraih scudetto 5 kali bersama AC Milan dan Juventus ini.

"Apa yang telah kami lakukan tidak cukup untuk menaiki tangga klasemen. Kami jelas harus tampil lebih baik setelah jeda internasional ini," pungkasnya.

0 Response to "Napoli dibuat jadi tim negatif, Rasmus Hojlund harus tuntut Massimiliano Allegri"

Posting Komentar