Kamis, 02 April 2026

TNI selesaikan jembatan armco di Tapanuli Tengah permudah akses warga

 Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan menyelesaikan pembangunan jembatan armco di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, guna mempermudah akses warga di wilayah tersebut, pasca-bencana.

"Progres pembangunan jembatan armco tersebut telah mencapai 100 persen, termasuk penimbunan yang juga telah selesai sepenuhnya," ujar Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan

Ia mengatakan saat ini, akses jembatan itu sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat pasca-banjir susulan di wilayah tersebut.

Ia mengatakan sebelumnya, di lokasi tersebut telah dibangun jembatan beton. Hanya saja, jembatan mengalami kerusakan berat akibat banjir susulan yang melanda wilayah tersebut.

Kemudian dilakukan pembangunan kembali yang dilaksanakan oleh personel gabungan dari Kodim 0211/TT, Yon TP 908/GD, serta Denzibang 4/1 Sibolga yang bekerja secara terpadu di lapangan.

"Dalam pelaksanaannya, pembangunan didukung dengan penggunaan berbagai peralatan seperti ekskavator, angkong, cangkul, sekop, ember, sendok semen, serta alat bantu lainnya guna mempercepat proses pekerjaan," ucapnya.

Ia mengatakan pekerjaan pembangunan jembatan Armco melalui tahapan yang sistematis, dimulai dari pembuatan fondasi dan dudukan.

"Setelah itu dilanjutkan dengan perakitan pelat armco, serta pemasangan struktur pada fondasi," ucapnya.

Selanjutnya dilakukan pengecoran boks jembatan, pengecatan pagar dan boks jembatan, pengacian boks serta handrail, serta penimbunan dan perapian badan jembatan sebagai tahap akhir penyempurnaan konstruksi.

"Percepatan pembangunan ulang jembatan ini dilakukan sebagai respons atas kerusakan akibat banjir, sehingga akses masyarakat dapat segera pulih," ucapnya.

Ia mengatakan dengan selesainya jembatan tersebut dan sudah dapat dilalui kendaraan, diharapkan mobilitas warga kembali normal serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar.


Dony Tri sebut dorongan agar berkarir di Eropa sebagai motivasi

 Pemain Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Dony Tri Pamungkas menyebut dorongan agar ia berkarir di liga-liga Eropa sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuannya.

"(Dorongan untuk berkarir di liga-liga Eropa) itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berkembang ke depannya," kata Dony Tri Pamungkas kepada awak media di Jakarta

Ia menyampaikan hal itu untuk menanggapi pernyataan pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk yang berharap suatu hari dapat melihat Dony Tri Pamungkas berkarir di kompetisi Eropa.

Verdonk yang kini bermain untuk LOSC Lille di Liga Prancis mengutarakan harapannya itu setelah bermain bersama Dony Tri saat membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.

Dony mengatakan, sebagai pemain, dirinya menyambut baik harapan dari rekannya tersebut. Namun, pemain berusia 21 tahun itu memahami bahwa untuk mewujudkan harapan tersebut sangat bergantung pada dirinya sendiri, yakni dengan membuktikan kemampuan agar dapat menarik minat klub-klub di Eropa.

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan bahwa selama mengikuti agenda FIFA Series 2026, ia juga banyak berbincang dengan Verdonk serta mendengarkan pengalamannya bermain di Eropa.

Selain itu, bek kiri yang kini membela Persija Jakarta tersebut juga mendapat masukan dari Verdonk agar bermain dengan penuh percaya diri.

“Dia (Calvin Verdonk) bilang kepada saya untuk bermain seperti saat latihan, bermain lepas, dan tidak perlu merasa lebih rendah dari pemain lain,” katanya.

Terlepas dari harapan untuk berkarir di Eropa, Dony menegaskan ingin terus membela Timnas Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, fokusnya saat ini adalah tampil maksimal bersama klubnya yang berkompetisi di Super League.

“Saya fokus step by step dulu. Setelah ini saya fokus ke klub dan ke diri saya sendiri untuk terus memberikan yang terbaik di liga, supaya tetap dipantau oleh pelatih. Karena saya kira kalau saya tidak bisa memberikan yang terbaik di liga, tidak mungkin juga bisa dipilih,” katanya.